ABOUT ME

header ads

Titik Terendah Ini Harus Jadi Titik Balik


Titik Terendah Ini Harus Jadi Titik Balik

Setiap orang pasti pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Saat dompet kosong, utang menumpuk, harapan tinggal secuil, dan rasa malu makin besar. Saya tahu rasanya. Saya sedang ada di titik itu.

Tapi satu hal yang saya pelajari dari semua ini:

Jangan biarkan kondisi ekonomi yang sulit ini mematikan semangat, apalagi iman.

Karena kadang, Allah “memiskinkan” kita bukan karena Dia tak sayang, tapi karena Dia ingin kita kembali. Mungkin selama ini kita terlalu percaya diri, terlalu sibuk mengejar dunia, sampai lupa bersandar penuh kepada-Nya.


💔 Ramadan & Lebaran yang Berat… Tapi Menguatkan

Ramadan dan Idulfitri tahun ini bukan yang paling meriah. Tak ada baju baru, tak ada makanan berlimpah, tak ada amplop tebal. Tapi justru di situ saya belajar arti sabar, ikhlas, dan tawakal yang sesungguhnya.

Saya sadar, rezeki itu bukan soal banyaknya angka, tapi berkahnya dari Allah.

Lebaran kali ini membuat saya lebih peka—terutama pada mereka yang setiap hari hidup dalam kekurangan, bukan hanya saat menjelang Idulfitri. Saya yang biasanya memberi, sekarang malah harus belajar menerima.

Dan itu bukan aib. Itu proses. Itu pelajaran.


🌱 Tahun Ini Wajib Bangkit

Saya tidak ingin menyalahkan takdir. Tapi saya juga tidak akan pasrah tanpa usaha. Tahun ini harus menjadi momen kebangkitan, bukan keluhan berkepanjangan.

Saya berjanji:

  • Saya akan belajar lebih banyak, bukan hanya mengeluh.

  • Saya akan kerja lebih tekun, bukan hanya berharap.

  • Saya akan mulai dari bawah lagi, tapi dengan semangat yang lebih tinggi.

Saya tidak tahu kapan hasilnya datang. Tapi saya tahu, Allah tidak akan menyia-nyiakan usaha siapa pun yang sungguh-sungguh.


🕌 Saat Dunia Menyempit, Langit Masih Terbuka

Ketika ikhtiar sudah mentok, doa harus makin kencang. Jangan pernah anggap doa sebagai pelarian. Doa adalah kekuatan. Doa adalah bentuk bahwa kita belum menyerah.

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
(QS. At-Talaq: 2-3)

Jangan malu menangis dalam sujud. Jangan lelah meminta dalam sepi. Karena siapa tahu, doa yang kau bisikkan hari ini adalah sebab datangnya pertolongan besar di masa depan.


✨ Penutup: Tahun Ini Harus Sukses, Bismillah

Saya tidak mau mengulangi tahun yang berat ini. Saya tidak ingin Ramadan berikutnya masih dalam kekurangan. Saya ingin menyambut Idulfitri berikutnya dengan penuh senyum dan syukur.

Tahun ini harus jadi titik balik. Harus bangkit. Harus sukses. Harus lebih dekat dengan Allah. Dan saya tahu, selama saya berjuang dengan sungguh-sungguh, Allah pasti melihat. Allah pasti menolong. Allah tidak pernah tidur.

"Bismillah. Tahun ini harus sukses. Harus bangkit. Dan saya siap memperjuangkannya."


Kalau kamu mau, aku bisa bantu gabungkan bagian ini dengan bagian awal tadi jadi satu artikel utuh. Atau dibuat versi singkat buat status WhatsApp, IG, atau buat naskah video reflektif. Mau dibantu juga?

Post a Comment

0 Comments